INDVESTA.ID – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mencatat, selama Ramadan tahun ini terjadi 15 peristiwa kebakaran. Jumlah ini turun sekitar 40 persen dibanding Ramadan tahun lalu sebanyak 25 kejadian.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono mengatakan, dari 15 kebakaran yang terjadi, tujuh diantaranya menimpa bangunan perumahan.
Lalu, masing-masing dua kejadian pada instalasi listrik luar gedung (ILLG) serta bangunan umum dan pergudangan. Selanjutnya, masing -masing satu kebakaran pada bangunan industri, kendaraan serta lapak.
Sedangkan berdasar lokasi, kejadian kebakaran terbanyak ada di wilayah Kecamatan Pademangan sebanyak empat kejadian. Lalu, wilayah Kecamatan Penjaringan sebanyak tiga kejadian kebakaran.
Lalu, masing-masing dua kejadian kebakaran di wilayah Kecamatan Tanjung Priok dan Kecamatan Cilincing. Kemudian, masing-masing satu kejadian di Kecamatan Koja, Kelapa Gading dan Kepulauan Seribu Selatan.
“Menurunnya kasus kebakaran lantaran tingkat kesadaran masyarakat terus meningkat,” kata Budi, Jumat (20/3).
Kedepan, lanjut Budi, pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi bahaya kebakaran dan edukasi penanganan dini kepada masyarakat.
“Kami harap, masyarakat tetap waspada antisipasi potensi kejadian kebakaran, terutama saat musim liburan ini,” ucapnya.

















