INDVESTA.ID – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Paoji Nurjaman, kembali turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi warga. Kegiatan Reses Kedua Tahun Sidang 2026 ini digelar di MDTA Nurul Huda, Kampung Singaparna, Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (4/6/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan, unsur Forkopimcam Nyalindung, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Desa Cisitu.
Paoji Nurjaman menegaskan bahwa reses adalah sarana resmi legislatif untuk mendengarkan langsung kebutuhan warga. Hasil reses ini akan menjadi bahan penyusunan kebijakan program pembangunan daerah.”Reses merupakan kesempatan bagi kami untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengarkan persoalan yang dihadapi warga. Semua aspirasi akan kami catat dan perjuangkan,” ujar Paoji.
Politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Sukabumi ini menjelaskan, ada tiga poin utama yang diusulkan oleh warga Nyalindung, yaitu terkait infrastruktur perbaikan dan pembangunan jalan desa; peningkatan mutu dan sarana sekolah keagamaan; dan pemenuhan kebutuhan fasilitas bagi para petani lokal.
“Aspirasi ini menjadi bekal bagi kami untuk diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan ke depan,” tambah Paoji.
Sebagai wujud kepedulian nyata di sektor pendidikan, Paoji Nurjaman memberikan bantuan dana untuk penyelesaian perbaikan MDTA Nurul Huda. Sebelumnya, madrasah ini juga pernah menerima bantuan setelah bangunan utamanya mengalami kerusakan.
“Bantuan ini diharapkan bisa membantu kebutuhan madrasah, seperti pengecatan dan keperluan lainnya. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan membangun sarana pendidikan anak-anak,” ungkapnya.
Selain menjaring aspirasi, Paoji juga mensosialisasikan komitmen PDI Perjuangan dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat kecil.Ia memperkenalkan Klinik Pratama Waluya Sejati Abadi yang berlokasi di Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, sebagai fasilitas kesehatan yang berafiliasi dengan partai.
Klinik ini memberikan akses berobat dengan biaya yang sangat murah.”Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan layak tanpa terbebani biaya tinggi. Untuk layanan berobat jalan, tarifnya hanya Rp25 ribu,” jelas Paoji.
Ia juga mengimbau warga Nyalindung agar tidak ragu menghubungi pengurus PAC PDI Perjuangan setempat jika membutuhkan bantuan medis darurat. Melalui agenda reses ini, Paoji Nurjaman berkomitmen untuk terus mengawal setiap usulan warga Nyalindung agar mendapatkan tindak lanjut optimal dari pemerintah daerah. (adv)


















