Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Gubernur Pramono Resmikan Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang, Hadirkan 20.000 Buku dan Ruang Kolaborasi

8
×

Gubernur Pramono Resmikan Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang, Hadirkan 20.000 Buku dan Ruang Kolaborasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka kembali Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang di lantai 7 dan 8 Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7). Perpustakaan yang sempat berhenti beroperasi pada 2020 itu telah direvitalisasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta dengan wajah, layanan, dan konsep yang lebih modern.

“Alhamdulillah, hari ini perpustakaan yang memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi ini telah kami sempurnakan, perbaiki, dan permudah layanannya. Nantinya, perpustakaan ini akan beroperasi hingga pukul 22.00 WIB, sama seperti Perpustakaan Jakarta di Taman Ismail Marzuki,” ujar Gubernur Pramono saat meresmikan Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang.

Ia berharap perpustakaan tersebut menjadi ruang publik yang mendukung kegiatan belajar, penelusuran informasi, penelitian, serta pengembangan wawasan masyarakat.

“Saya yakin perpustakaan ini akan menjadi referensi baru bagi anak-anak kita untuk mencari informasi, membaca, bertemu, dan berdiskusi. Mudah-mudahan fasilitas yang tersedia dapat mendukung kebutuhan pelajar hingga mahasiswa. Nanti saya juga akan meminta agar koleksi bukunya terus ditambah dan dilengkapi,” tuturnya.

Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang menyediakan lebih dari 20.000 eksemplar koleksi buku yang terdiri atas Koleksi Serah Simpan, Koleksi Umum, Koleksi Referensi, dan Koleksi Khusus Kejakartaan.

Berbagai fasilitas juga tersedia, antara lain ruang baca, area belajar dan bekerja, Serambi Jakarta, Serambi Nada, Ruang Lokakarya, Aula Gemar Baca, bilik privat, bilik diskusi, bilik multimedia, kios katalog, loker, Aksa Rasa, serta layanan sirkulasi, penelusuran informasi, dan bimbingan pemustaka.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembukaan kembali perpustakaan tersebut. Menurutnya, peresmian Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang menjadi langkah penting untuk memperkuat infrastruktur pengetahuan di Jakarta.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua pihak sehingga Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang dapat kembali dibuka. Semoga perpustakaan ini menjadi ruang baru untuk mengembangkan kecakapan literasi masyarakat yang kita bangun bersama,” kata Nasruddin.

Dengan dibukanya kembali Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang kolaborasi bersama mitra strategis, mulai dari penerbit, komunitas, penulis, pegiat literasi, peneliti, hingga institusi pendidikan.

Perpustakaan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang komunal yang inklusif untuk memperkuat budaya literasi, melestarikan karya, dan mendorong kolaborasi kreatif demi kemajuan Jakarta.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *