Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Gubernur Pramono Anung Resmikan Gedung Sekretariat PW Muslimat NU Provinsi DKI Jakarta.

11
×

Gubernur Pramono Anung Resmikan Gedung Sekretariat PW Muslimat NU Provinsi DKI Jakarta.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Gedung Sekretariat Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta di Jalan Kayu Manis I Baru, Jakarta Timur, Selasa (7/7).
Mengusung tema “Menguatkan Khidmah Muslimat NU dalam Mewujudkan Perempuan Berdaya, Keluarga Maslahah, dan Masyarakat Sejahtera”, peresmian ini menjadi tonggak penguatan peran organisasi dalam meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.

Gubernur Pramono berharap kehadiran gedung sekretariat baru dapat menjadi pusat lahirnya berbagai gagasan, inovasi sosial, serta penguatan kolaborasi antara Muslimat NU, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat.

“Ini menandai babak baru penguatan peran organisasi dalam mengemban amanah pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk menghadirkan pusat peradaban yang melahirkan gagasan, program, dan gerakan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Pramono menambahkan, momentum peresmian menjadi ruang konsolidasi dan sinergi antara Muslimat NU, pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan seluruh elemen bangsa dalam membangun ekosistem pemberdayaan yang inklusif.

“Saya berharap Gedung Sekretariat PW Muslimat NU DKI Jakarta menjadi rumah pengabdian, pusat lahirnya inovasi sosial, sekaligus simpul kolaborasi yang memperkuat kontribusi perempuan Indonesia dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berkeadaban, dan sejahtera,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menegaskan Muslimat NU merupakan mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat. Menurutnya, semangat Muslimat NU dan Pemprov DKI Jakarta sejalan dalam meningkatkan kesejahteraan warga, terutama keluarga kurang mampu.

Ia menjelaskan, Pemprov DKI terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program, antara lain pemberian beasiswa bagi ratusan ribu pelajar dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP), bantuan pendidikan bagi mahasiswa melalui Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta perluasan program sekolah swasta gratis yang mencakup sejumlah sekolah di bawah naungan Nahdlatul Ulama. Selain itu, Pemprov DKI juga melanjutkan program pemutihan ijazah bagi siswa yang terkendala mengambil ijazah karena alasan ekonomi.

Gubernur Pramono juga mengapresiasi kontribusi nyata Muslimat NU dalam mendukung berbagai program pembangunan di tingkat komunitas. Ia menyebut kader Muslimat NU selama ini aktif melalui Dasawisma, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Juru Pemantau Jentik (Jumantik), serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.

“Tanpa disadari, Muslimat menjadi salah satu mitra utama Pemprov DKI Jakarta di lapangan. Perannya sangat besar dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tertata, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.

Menurut Gubernur Pramono, kolaborasi tersebut berkontribusi pada penurunan jumlah rukun warga (RW) berkategori kumuh di Jakarta yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, ia menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk terus mendukung penguatan kelembagaan Muslimat NU.

Menjelang Jakarta memasuki usia lima abad pada 2027, Gubernur Pramono menegaskan pentingnya memperkuat harmoni sosial dan kehidupan keagamaan sebagai fondasi pembangunan kota.

“Saya berharap ikatan moral dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat semakin kuat,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *