INDVESTA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara berkolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta memperkuat koordinasi pengawasan obat dan makanan, termasuk pencegahan penyalahgunaan Obat-obat tertentu (OOT).
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menyambut baik pertemuan dengan jajaran BBPOM di Jakarta tersebut serta menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung penuh upaya pengawasan obat dan makanan.
Menurutnya, peran pemerintah daerah sangat krusial dalam mendukung program pengawasan, terutama melalui edukasi kepada masyarakat serta koordinasi lintas sektor yang intensif.
“Kami juga mendukung rencana kolaborasi melalui Training of Trainers (ToT) bagi penyuluh untuk memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan OOT,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (20/8).
Ia menambahkan, Pemkot Jakarta Utara mendukung penuh program edukasi ini dan akan segera menindaklanjuti dengan pembahasan teknis bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk penjadwalan pelaksanaan di lapangan.
Kepala BBPOM di Jakarta, Jeffeta Pradeko Putra menjelaskan, berbagai strategi dan inovasi sudah diterapkan sebagai bagian dari intervensi pencegahan penyalahgunaan OOT. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, penindakan, hingga patroli siber dengan melibatkan berbagai sektor terkait.
“Tujuan program ini untuk memperkuat kolaborasi intervensi melalui sosialisasi, edukasi, dan penindakan terhadap penyalahgunaan OOT bersama dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan,” ungkapnya.
Jeffeta memaparkan, penguatan edukasi juga dilakukan melalui inovasi komunikasi kreatif berupa lagu dengan konsep Cek BEBAS, yang merupakan singkatan dari bentuk, bau, warna, dan rasa.
Inovasi tersebut turut dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengenali kondisi pangan dan mencegah kasus keracunan pangan terhadap penerima manfaat.
“Kami berharap melalui penguatan kolaborasi ini, pengawasan di lapangan menjadi lebih efektif sehingga mampu memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di Jakarta Utara,” ucapnya.
Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara, Anita Permata Sari, menekankan pentingnya memperkuat sinergisitas agar edukasi terkait obat dan makanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda.
“Melalui kolabrasi ini diharapkan perlindungan terhadap anak dan perempuan di Jakarta Utara semakin maksimal,” tandasnya.


















