Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Sudin Gulkarmat Sosialisasikan dan Edukasi Warga Jakut Tentang Pencegahan Kebakaran

9
×

Sudin Gulkarmat Sosialisasikan dan Edukasi Warga Jakut Tentang Pencegahan Kebakaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu terus menggencarkan sosialisasi serta edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat. Salah satunya melalui panggung hiburan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di sejumlah wilayah

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh petugas pemadam kebakaran di 31 kelurahan di Jakarta Utara untuk aktif berkoordinasi dengan pengurus RW setempat.

“Saya sudah perintahkan Satgas berkoordinasi dengan pengurus RW yang menggelar malam puncak kemerdekaan. Kami meminta waktu lima hingga 10 menit untuk menyampaikan edukasi dan imbauan pencegahan kebakaran kepada warga,” ujarnya, Senin (24/8).

Budi menjelaskan, sosialisasi tersebut telah menyasar sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Warakas, Kapuk Muara, Kamal Muara, Rorotan, dan Sunter Jaya.

“Penyampaian edukasi melalui kegiatan masyarakat efektif karena petugas dapat menjangkau warga dalam jumlah banyak secara bersamaan,” terangnya.

Menurutnya, edukasi pencegahan kebakaran penting dilakukan karena kebakaran dapat menimbulkan kerugian besar, baik terhadap harta benda maupun perekonomian masyarakat. Berdasarkan data periode Januari hingga Agustus 2024, tercatat sebanyak 129 kejadian kebakaran di wilayah Jakarta Utara.

“Penyebab utamanya masih didominasi korsleting, penggunaan kompor gas, dan aktivitas pembakaran sampah,” ungkapnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim kemarau. Cuaca panas dan kondisi lingkungan yang kering dapat menyebabkan api lebih cepat merambat apabila terjadi kebakaran.

“Dampak lainnya, sumber air seperti sungai, selokan, dan danau mulai surut. Hal ini tentu dapat menghambat proses pemadaman jika terjadi kebakaran besar. Pencegahan adalah kunci utama,” ucapnya.

Ia memaparkan, aktivitas pembakaran sampah juga menjadi salah satu pemicu kebakaran. Warga diimbau tidak membakar sampah sembarangan dan mulai memilah sampah dari lingkungan masing-masing.

“Ke depan, masyarakat semakin peduli terhadap pencegahan kebakaran di lingkungannya. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kesadaran warga adalah proteksi dini yang paling ampuh,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang warga RT 07/05, Kelurahan Sunter Jaya, Maharani (30) mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan petugas Gulkarmat.

“Edukasi ini penting karena lingkungan tempat tinggalnya merupakan kawasan padat penduduk,” ucapnya.

Maharani berharap, sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara rutin agar kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran semakin meningkat.

“Ke depannya saya akan lebih berhati-hati. Semoga warga juga semakin paham dan saling mengingatkan. Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *