Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Gubernur Pramono Sambut Peserta Konferensi Guru Asia-Pasifik, Tegaskan Perluasan Akses dan Peningkatan Mutu Pendidikan

8
×

Gubernur Pramono Sambut Peserta Konferensi Guru Asia-Pasifik, Tegaskan Perluasan Akses dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan melalui bantuan pembiayaan, pembenahan fasilitas sekolah, serta dukungan terhadap tenaga pendidik. Kebijakan tersebut untuk memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas, tanpa terkendala latar belakang sosial dan ekonomi.

Hal itu disampaikan Gubernur Pramono saat memberikan sambutan pada Konferensi Regional ke-10 Education International Asia-Pacific (EIAP) di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (13/10). Forum yang diikuti organisasi guru dari kawasan Asia-Pasifik tersebut mengusung tema Organising for Power, Education Unions Shaping the Future of Education in the Asia Pacific Region.

Gubernur Pramono mengatakan, pendidikan tetap menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta meskipun terdapat pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH). Menurutnya, pemerintah perlu memahami kebutuhan masyarakat dan memastikan kebijakan pendidikan disusun berdasarkan data agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

“Komitmen ini kami dukung melalui program-program unggulan, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, yaitu bantuan keuangan bagi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah, dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), sebuah program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu untuk membantu mereka meraih kesuksesan, mulai dari jenjang sekolah hingga universitas,” ujarnya.

Pada Tahap II Tahun 2026, KJP Plus menjangkau 661.209 peserta didik, sementara KJMU disalurkan kepada 15.825 mahasiswa. Kedua program tersebut menjadi instrumen Pemprov DKI Jakarta untuk membantu keberlanjutan pendidikan peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Selain bantuan pendidikan, Pemprov DKI Jakarta terus membenahi sarana dan prasarana sekolah. Dari target rehabilitasi 19 gedung sekolah sejak 2025, sebanyak 18 gedung dilaporkan telah rampung seluruhnya. Pembenahan tersebut dilakukan untuk menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak dan mendukung kegiatan pendidikan di berbagai wilayah Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta juga memperluas akses melalui program Sekolah Swasta Gratis yang mencakup 103 sekolah swasta. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan kesempatan pendidikan, terutama bagi peserta didik yang membutuhkan dukungan pembiayaan.

Untuk memperkuat akses pendidikan tinggi, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan program Beasiswa Jakarta Unggul atau LPDP Jakarta yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.

“Di samping itu, kami juga secara aktif mempersiapkan Beasiswa Jakarta Unggul di Tahun 2027, untuk melahirkan generasi unggul yang siap membawa Jakarta bersaing di kancah internasional,” ucapnya.

Di hadapan para peserta konferensi, Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya peran organisasi guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, dukungan terhadap guru perlu menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pendidikan, seiring perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pembelajaran.

“Tema konferensi ini juga menegaskan pentingnya peran organisasi guru dalam membentuk masa depan pendidikan di kawasan Asia-Pasifik. Seiring dengan dunia yang terus berubah, kita harus memastikan setiap guru mendapatkan dukungan penuh untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu,” katanya.

Gubernur Pramono menyampaikan, berbagai kebijakan pendidikan tersebut berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Jakarta. Ia menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta pada 2025 mencapai 85,05, tertinggi secara nasional. Jakarta juga disebut menempati peringkat pertama di Indonesia dalam pemeringkatan QS Best Student Cities 2027.

“Alhamdulillah, berkat berbagai upaya strategis tersebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta Tahun 2025 mencapai 85,05, dan menjadi yang tertinggi secara nasional. Jakarta juga menempati peringkat pertama kota pendidikan di Indonesia dalam QS Best St

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *