INDVESTA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mengambil langkah merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di kawasan Jajaway, Kecamatan Palabuhanratu. Melalui UPTD PU Wilayah IV, Dinas Pekerjaan Umum melakukan penanganan sementara guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Kepala UPTD PU Wilayah IV, Edi Mulyadi, menjelaskan bahwa perbaikan awal dilakukan dengan menimbun jalan menggunakan material beksos yang kemudian dipadatkan memakai mesin gilas. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Dinas PU sebagai solusi darurat.
“Penanganan sementara dilakukan dengan beksos dan digilas menggunakan alat berat,” ujarnya.
Menurut Edi, penanganan difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai paling mendesak, seperti ruas jalan di sekitar rumah sakit, lapangan, dan SPBU. Area-area tersebut selama ini menjadi keluhan utama warga akibat kondisi jalan yang rusak cukup parah.
Ia berharap metode sementara ini mampu bertahan hingga pemerintah daerah merealisasikan pembangunan infrastruktur permanen. Penanganan jangka panjang, lanjutnya, telah direncanakan berupa betonisasi pada ruas jalan yang mengalami kerusakan berat.
“Mudah-mudahan bisa bertahan sampai ada penanganan lanjutan,” katanya.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan normalisasi drainase di sekitar lokasi untuk mencegah kerusakan berulang akibat genangan air. Upaya bertahap ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi mobilitas warga sembari menunggu realisasi perbaikan permanen.
Diketahui, Berdasarkan pantauan terbaru per Januari 2026, Jalan Jajaway di Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, memang mengalami kerusakan dan menjadi salah satu fokus perhatian perbaikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Berikut adalah poin-poin mengenai situasi terkini Jalan Jajaway, Pelabuhanratu:
Lokasi Kerusakan dengan titik kerusakan terparah dilaporkan berada di sekitar Jalan Jajaway depan RSUD Palabuhanratu serta kawasan Lapang Cangehgar.
Sementara itu, Kondisi Fisik yang ada diketahui bahwa jalan mengalami retakan, penurunan kontur tanah, dan amblasan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat curah hujan tinggi.
Tindakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang sudah dilakukan antara lain : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah meninjau langsung lokasi pada 12 Januari 2026 untuk memonitor perbaikan.
Saat melakukan kunjungan tersebut, Sekda mengatakan, Kerusakan infrastruktur ini diprioritaskan untuk perbaikan, termasuk perbaikan sistem drainase agar jalan tidak mudah rusak kembali.
“Penanganan sementara telah dilakukan oleh UPTD PU Wilayah IV untuk mengurangi risiko kecelakaan. Kerusakan jalan ini sempat memicu keluhan warga dan keresahan karena sering dilalui kendaraan, termasuk akses ke fasilitas kesehatan. Pengendara diimbau untuk berhati-hati saat melintas di area tersebut, terutama saat cuaca hujan,” himbaunya.
(NA)

















