Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kokab SukabumiPolitik

Gelar Sosialisasi Kesehatan di Warungkiara, Kemenkes RI Dorong Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis

5
×

Gelar Sosialisasi Kesehatan di Warungkiara, Kemenkes RI Dorong Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI menggelar Advokasi dan Sosialisasi Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Sabtu (28) 2/2026) di Pondok Pesantren Assalam, Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi.

‎Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapoksi Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin; Kepala Tim Kerja Penunjang Pelayanan Ditjen Pelayanan Lanjutan Kemenkea RI drg. Naneu Retna Arfani; Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Humas RSUD Jampang kulon dan lainnya. Sedangkan peserta sosialisasi umumnya warga masyarakat wilayah Dapil I Kabupaten Sukabumi.

‎Anggota DPR RI Zainal Munasichin, MA dalam kesempatan itu menjelaskan pentingnya upaya pencegahan penyakit (preventif) dari pada mengobati. Untuk tajapan ini Perlu kesadaran, kemandirian, keteladanan dan kedisiplinan.

‎“Kita harus membudayakan hidup sehat guna meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi resiko terkena penyakit, dan mengurangi beban biaya pengobatan,” ungkap Zinul.

‎Menurut Zainul, dari 280 juta penduduk Indonesia, sebanyak 150 juta jiwa iuran BPJS-nya dibayar oleh pemerintah melalui program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Anggarannya cukup besar, berasal dari APBN atau APBD.

‎“Jika tingkat kesadaran preventif tinggi, dan kasus sakit menurun, maka biaya yang besar untuk anggaran pengobatan bisa dialihkan untuk pembangunan bidang lainnnya, umpamanya bidang pendidikan, infrastruktur jalan atau bidang lainnya,” tambah Zainul.

‎Zainul juga menjelaskan, Pemerintah saat ini sedang melakukan pemutakhir data peserta penerima manfaat PBI JKN. Diharapkan dengan pemutakhiran data atau verifikasi ulang ini bisa mendapatkan data objektif penerima bantuan iuran dari pemerintah.

‎“Sekarang sedang dilaksanakan verifikasi ulang penerima PBI JKN oleh Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, dalam waktu tiga bulan kedepan. Dari data hasil verifikasi ulang ini akan diputuskan kelompok PBI JKN dan BPJS PBI mandiri.

‎Dalam kesempatan itu, drg. Naneu Retna menjelaskan memahami dan melaksanakant iga outline penting dalam menjaga kesehatan yaitu melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) , memanfaatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan membantu penyediaan darah lewat donor darah.

‎“Dengan kegiatan ini kami berharap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, bagaimana peduli menjaga kesehatan sendiri dan mampu mengontrol faktor resiko, dengan mengaktualisasikan Gerakan Hidup Sehat, memanfaatkan layanan Pemeriksaaan Kesehatan Gratis walaupun dalam kondisi tidak sakit, justru jangan menunggu sakit dulu. Itu yang dinamakan tindakan preventif dimana lebih penting daripada mengobati,” ujarnya.

‎Naneu menambahkan, saat ini kebutuhan darah untuk menolong pasien masih sangat kurang. Setiap tahun, dari total kebutuhan hanya 2 persen yang tertutupi.

‎“Kenapa kurang, karena yang donornya juga harus dicari, tidak semua orang mau donor darah. Dengan kegiatan ini diharapkan bisa lebih menyadari manfaat donor darah baik untuk diri sendiri maupun untuk menyelamatkan orang lain,” pungkasnya.

(Jackz)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *