Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Gubernur Pramono Hadiri Haul ke 85 MH Husni Thamrin Sekaligus Ziarah Kemakamnya  

27
×

Gubernur Pramono Hadiri Haul ke 85 MH Husni Thamrin Sekaligus Ziarah Kemakamnya  

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri haul ke-85 sekaligus ziarah makam Pahlawan Nasional Mohammad Husni (M.H.) Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada Minggu (11/1). Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan M.H. Thamrin bagi masyarakat Betawi dan bangsa Indonesia.

“Mohammad Husni Thamrin memiliki peran besar melalui berbagai lobi internasional terhadap penjajah. Karena itulah, M.H. Thamrin bukan hanya milik masyarakat Betawi, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia,” ujar Gubernur Pramono.

Ia menandaskan, nilai perjuangan M.H. Thamrin dalam membela dan melindungi masyarakat kecil menjadi prinsip utama dalam menjalankan roda pemerintahan di DKI Jakarta. Nilai tersebut tercermin dalam berbagai kebijakan, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), program pemutihan ijazah, serta jaminan kesehatan melalui BPJS.

“Oleh karena itu, saya secara rutin mengunjungi puskesmas dan rumah sakit yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya persatuan di tubuh Majelis Kaum Betawi sebagai lembaga adat utama agar dapat menjalankan perannya secara optimal sebagai wadah pemersatu, pelestari budaya, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memajukan masyarakat Betawi di Jakarta.

“Dalam peringatan haul ke-85 M.H. Thamrin ini, sebagai Gubernur Jakarta, harapan saya sederhana: semoga Majelis Kaum Betawi dapat bersatu. Tidak perlu lagi ada perpecahan. Apa pun yang menjadi tanggung jawab saya, pasti akan saya kerjakan,” ujarnya.

Gubernur Pramono menambahkan, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta secara tegas menyebutkan bahwa budaya utama Jakarta adalah budaya Betawi. Berangkat dari hal tersebut, hampir seluruh kegiatan di Balai Kota kini selalu menampilkan unsur Betawi, mulai dari busana, transportasi umum, hingga ornamen budaya.

“Ke depan, saya berharap di era kepemimpinan saya, Majelis Kaum Betawi benar-benar dapat bersatu. Mulai tahun ini, wajah Betawi harus hadir di seluruh batas kota, ornamen gedung, taman, RPTRA, hingga desain kawasan. Saya selalu meminta para arsitek dan desainer untuk menonjolkan identitas Betawi dalam setiap pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012 sekaligus Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi, Fauzi Bowo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Pramono atas kehadirannya dalam haul ke-85 M.H. Thamrin. Pria yang akrab disapa Foke ini juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas rencana pemindahan patung M.H. Thamrin ke Jalan M.H. Thamrin serta revitalisasi Museum M.H. Thamrin.

“Kami meyakini bahwa penghormatan kepada Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Kami bangga karena nama beliau diabadikan sebagai nama boulevard utama Jakarta. Namun lebih dari itu, nilai-nilai perjuangannya harus terus direplikasi dan diterapkan dalam menjawab berbagai persoalan bangsa saat ini,” ujarnya.

Foke menambahkan, nilai persatuan dan kesatuan yang diperjuangkan M.H. Thamrin dalam merangkul berbagai golongan demi kemerdekaan bangsa harus menjadi teladan bagi seluruh masyarakat, khususnya kaum Betawi.

“Ini merupakan tantangan sekaligus panggilan bagi kaum Betawi untuk bersatu, mengonsolidasikan potensi yang ada, serta memberdayakannya demi kesejahteraan masyarakat Betawi, Kota Jakarta, dan bangsa Indonesia secara keseluruhan,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *