Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Hadiri Apel Bulan K3, Gubernur Pramono Dorong Penguatan SDM Unggul dan Berdaya Saing

7
×

Hadiri Apel Bulan K3, Gubernur Pramono Dorong Penguatan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi DKI Jakarta dan Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Tahun 2026 di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, pada Senin (9/2). Apel ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan K3 Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 4 Tahun 2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional.

DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional memiliki kompleksitas dunia kerja tersendiri. Tingginya mobilitas tenaga kerja meningkatkan potensi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, sehingga penerapan K3 yang konsisten berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan daya saing daerah.

“Aspek K3 menjadi fondasi yang sangat penting. Pengelolaan K3 yang baik berdampak langsung pada perlindungan tenaga kerja, peningkatan moral dan kepercayaan pekerja, produktivitas perusahaan, serta daya saing nasional,” jelas Gubernur Pramono dalam sambutannya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen memperkuat budaya K3 sebagai bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global. Hal ini selaras dengan tema peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026, “Menuju Lima Abad Jakarta: Penguatan Budaya K3 untuk Mewujudkan Global City yang Profesional.” Tema tersebut mencerminkan arah pembangunan Jakarta yang menempatkan keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja sebagai prioritas utama.

“Saya berharap sekaligus meminta kepada jajaran Dinas Ketenagakerjaan untuk benar-benar menjaga dan memanfaatkan momentum Bulan K3 Nasional ini. Jakarta sebagai kota global dengan jumlah pekerja yang sangat besar harus menjadikan budaya keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama,” lanjut Gubernur Pramono.

Pemprov DKI Jakarta melaksanakan Bulan K3 melalui pendekatan yang komprehensif, mencakup aspek strategis, promotif, dan implementatif. Kegiatan strategis berupa Apel Bulan K3 Provinsi DKI Jakarta sebagai peneguhan komitmen bersama.

Sementara itu, kegiatan promotif dilakukan melalui sosialisasi dan kampanye K3 di media cetak dan elektronik, pemasangan atribut K3 di tempat kerja, penyelenggaraan seminar Bulan K3, kegiatan olahraga, hingga spiritual reflection gathering. Kegiatan implementatif meliputi penilaian dan pemberian penghargaan K3, pemeriksaan kesehatan pekerja, serta kegiatan bakti sosial kepada masyarakat.

Pelaksanaan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 diikuti sekitar 600 peserta, terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, unsur perusahaan, serta perwakilan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya K3.

Pelaksanaan Bulan K3 Nasional berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Selama periode tersebut, perusahaan-perusahaan di DKI Jakarta didorong untuk secara mandiri dan berkesinambungan melaksanakan berbagai kegiatan K3 di lingkungan kerja masing-masing.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *