INDVESTA.ID – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri pembukaan The 25th International Capital Market Student Studies (ICMSS) di Ruang Pola, Balai Kota Jakarta, pada Rabu (11/2). Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda sebagai fondasi penguatan pasar modal dan pertumbuhan ekonomi nasional.
“ICMSS bukan sekadar agenda rutin kemahasiswaan, tetapi menjadi salah satu forum pasar modal internasional terbesar dan tertua yang diselenggarakan oleh mahasiswa di Indonesia. Ini adalah capaian luar biasa yang lahir dari komitmen, kerja keras, dan kolaborasi yang berkelanjutan,” tuturnya.
Menurut Wagub Rano, di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, literasi dan inklusi keuangan menjadi kebutuhan mendasar bagi generasi muda. Mereka tidak hanya dituntut menjadi pencari kerja, tetapi juga investor, inovator, dan penggerak ekonomi.
“Pasar modal merupakan instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat pembiayaan pembangunan. Jakarta terus bertransformasi menjadi kota global yang modern dan berdaya saing. Kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi bersifat inklusif dan berkelanjutan,” paparnya.
Jakarta saat ini berada dalam fase transformasi besar sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2023 tentang Daerah Khusus Jakarta. Menurut Wagub Rano, posisi Jakarta sebagai kota jasa, bisnis, dan keuangan semakin kompetitif di tingkat regional maupun internasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Jakarta pada 2025 tumbuh sebesar 5,21 persen (ctc), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional juga mencapai 16,61 persen.
“Kinerja ini menunjukkan ketahanan ekonomi Jakarta yang cukup baik, terutama didorong oleh sektor perdagangan, jasa keuangan, investasi, dan ekonomi kreatif. Aktivitas pasar modal menjadi salah satu indikator penting dalam dinamika pertumbuhan tersebut,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi melalui pengembangan ekonomi kreatif, startup digital, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Pemprov DKI juga membuka ruang kolaborasi global melalui berbagai kerja sama internasional.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi pengguna sistem, tetapi juga menjadi pencipta nilai di dalamnya. Pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya karena kemajuan Jakarta dibangun bersama, termasuk oleh ide-ide segar anak muda,” ucap Wagub Rano.
Lebih lanjut, ia mengajak mahasiswa memanfaatkan berbagai program kewirausahaan dan pengembangan kapasitas yang difasilitasi Pemprov DKI Jakarta, seperti Jakpreneur, Jakarta Creative Hub, dan Jakarta Future Hub. Selain itu, pada 2027 Jakarta akan menggelar ‘Jakarta International Youth Programme’ yang mempertemukan anak muda dari berbagai sister city Jakarta.
“Manfaatkan fasilitas dan program yang telah disiapkan untuk meningkatkan kompetensi ekonomi dan digital. Perluas jejaring hingga ke tingkat internasional agar siap menjadi pemimpin ekonomi masa depan,” tegasnya.
Wagub Rano berharap penyelenggaraan ICMSS ke-25 dapat melahirkan gagasan, inovasi, serta kolaborasi baru antara akademisi, regulator, dan pelaku industri pasar modal. Ia juga menegaskan bahwa forum ini harus menjadi ruang pembelajaran strategis bagi generasi muda dalam menyongsong tantangan ekonomi global.
“Momentum ICMSS harus dimanfaatkan sebagai ruang diskusi sekaligus laboratorium gagasan bagi calon pemimpin ekonomi bangsa. Dengan literasi yang kuat dan integritas yang tinggi, saya yakin generasi muda Indonesia mampu menjadi penggerak ekonomi nasional,” pungkasnya.

















