Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BisnisKokab SukabumiPemerintahan

Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Perketat Pengawasan Pasar Ikan Pasca Viral Dugaan Praktik Curang

10
×

Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Perketat Pengawasan Pasar Ikan Pasca Viral Dugaan Praktik Curang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
INDVESTA.ID – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perikanan bergerak cepat menanggapi keresahan masyarakat terkait viralnya dugaan praktik curang yang dilakukan oknum pedagang ikan di kawasan Palabuhanratu. Langkah ini diambil untuk menjaga reputasi wisata kuliner bahari di wilayah tersebut.
Dinas Perikanan memandang serius fenomena ini karena menyangkut perlindungan konsumen dan integritas perdagangan lokal. Persoalan klasik mengenai stabilitas pasokan dan celah praktik dagang yang merugikan kini kembali menjadi prioritas penanganan instansi terkait.
Kepala Bidang Pengolahan Pemasaran dan Pengawasan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Iwan Darmawan, menjelaskan bahwa ketersediaan ikan laut di pasar memang sangat dipengaruhi oleh faktor alam. Sifatnya yang musiman membuat ketersediaan stok tidak selalu stabil sepanjang tahun.
Kondisi tersebut memaksa pedagang untuk mendatangkan pasokan dari luar daerah demi memenuhi permintaan pasar yang tinggi. Menurut Iwan, mendatangkan ikan dari luar daerah menjadi hal yang tidak terhindarkan untuk menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat dan wisatawan.
Namun, Dinas Perikanan menyadari bahwa rantai distribusi yang panjang dari luar daerah memiliki risiko tinggi terhadap penurunan kualitas produk. Hal inilah yang kerap memicu masalah jika tidak dikelola dengan standar yang ketat oleh para pedagang.
Dinas mensinyalir adanya celah yang dimanfaatkan oknum pedagang yang tergiur harga murah tanpa memedulikan mutu. Oleh karena itu, pengawasan mulai diperketat sejak ikan pertama kali tiba dan masuk ke dalam fasilitas gudang pendingin (cold storage).
Dalam proses pengawasan tersebut, tim dari Dinas Perikanan melakukan pendataan detail mengenai asal usul ikan serta kualitas fisik saat tiba. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan proses penyimpanan telah memenuhi standar kelayakan konsumsi.
Iwan Darmawan menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong para pelaku usaha untuk menerapkan sistem rantai dingin secara disiplin. Penggunaan teknologi pendingin yang tepat menjadi kunci utama agar mutu ikan tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen akhir.
Sebagai langkah preventif di lapangan, tim pengawas Dinas Perikanan rutin melakukan inspeksi mendadak ke pasar-pasar setidaknya sekali dalam sebulan. Pengawasan ini menyasar pada aspek kualitas produk hingga keakuratan alat timbang yang digunakan pedagang.
Jika ditemukan adanya pelanggaran atau ketidaksesuaian standar, dinas akan langsung memberikan teguran keras di lokasi. Upaya pembinaan intensif dilakukan agar para pedagang memahami dampak jangka panjang dari tindakan curang terhadap citra daerah.
Meski saat ini masih mengedepankan pendekatan persuasif, Iwan menekankan bahwa integritas pedagang adalah harga mati. Kejujuran dalam berniaga menjadi pondasi penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan yang berkunjung ke Palabuhanratu.
Respons cepat dinas ini dipicu oleh keluhan seorang wisatawan asal Kota Sukabumi yang mengaku ditipu saat membeli ikan di TPI Palabuhanratu, Minggu (5/4/2026). Wisatawan tersebut mengunggah kekecewaannya di media sosial terkait ketidaksesuaian berat timbangan yang dibelinya.
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi berharap kejadian ini menjadi momentum bagi seluruh pedagang untuk berbenah. Ke depan, pengawasan akan terus ditingkatkan demi memastikan setiap wisatawan mendapatkan kualitas dan pelayanan yang jujur saat berbelanja hasil laut.
(NA)
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *