INDVESTA.ID – Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Amtjm) Kabupaten Sukabumi tengah melakukan serangkaian upaya teknis guna menjaga stabilitas distribusi air bersih menyusul adanya gangguan alam dan jadwal pemeliharaan infrastruktur di beberapa wilayah pelayanan pada bulan April 2026.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi mengakibatkan sumber air Cibuntu terdampak banjir pada Jumat sore (3/4/2026). Kondisi darurat dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.11 WIB, di mana debit air di wilayah Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng, terpantau meningkat drastis dengan arus yang sangat deras. Hal ini berdampak langsung pada sistem pengambilan air (intake) di sumber Cibuntu.

Kepala Perumdam TJM Cabang Parakansalak, Asep Ramdani, menjelaskan bahwa banjir menyebabkan pasokan air bersih terkendala karena material yang terbawa arus mengganggu proses distribusi. “Gangguan ini terjadi karena sumber air Cibuntu terdampak banjir, sehingga pasokan air bersih sementara waktu mengalami kendala,” ujar Asep.
Adapun wilayah yang terdampak cukup luas, meliputi: Pakuwon, Perum Viyasa, Perum Pakuwon, Metro, Perum BPR, Bolang, Paku Haji, Perum BMI, Kandang Gede, Langensari, Pasir Eurih, hingga Palasari Hilir.
Pemeliharaan Jalur Vital Cicurug dan Palabuhanratu
Selain faktor alam di Parakansalak, gangguan aliran juga terjadi di wilayah Cicurug akibat agenda perbaikan terencana pada reservoir dan bagian inlet di sumber Bojong Larang. Langkah ini merupakan bagian dari modernisasi infrastruktur untuk memperkuat tekanan air ke rumah pelanggan di jalur padat tersebut.
Selain faktor alam di Parakansalak, gangguan aliran juga terjadi di wilayah Cicurug akibat agenda perbaikan terencana pada reservoir dan bagian inlet di sumber Bojong Larang. Langkah ini merupakan bagian dari modernisasi infrastruktur untuk memperkuat tekanan air ke rumah pelanggan di jalur padat tersebut.
Komitmen pelayanan juga ditunjukkan tim teknis di kawasan Simpang Tiga Palabuhanratu–Cibadak pada 17 April 2026. Tim terpantau melakukan lembur hingga malam hari untuk pemasangan jaringan pipa baru guna meminimalkan gangguan lalu lintas siang hari di jalur utama tersebut.
Upaya Normalisasi dan Layanan Pengaduan
Pihak Perumdam TJM Cabang Parakansalak menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan. Saat ini, tim teknis terus melakukan pemantauan di lokasi sumber air untuk memastikan langkah perbaikan segera diambil setelah debit air menyusut.
Pihak Perumdam TJM Cabang Parakansalak menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan. Saat ini, tim teknis terus melakukan pemantauan di lokasi sumber air untuk memastikan langkah perbaikan segera diambil setelah debit air menyusut.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami berupaya semaksimal mungkin agar distribusi air dapat segera kembali normal. Terima kasih atas perhatian dan pengertian para pelanggan,” pungkas Asep Ramdani.
Manajemen mengimbau pelanggan untuk tetap menyediakan penampungan air cadangan (toren). Bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
Call center Perumdam Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi dapat dihubungi melalui Instagram resmi di @perumdam_am_tjm atau via WhatsApp/telepon ke 0815-6354-7466 untuk pengaduan dan layanan pelanggan. Kantor pusat berlokasi di Jalan Karang Tengah – Cirendeu, Kecamatan Cibadak, dengan nomor telepon kantor (0266) 532408.
(NA)
















