Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Sebanyak 60 Peserta Ikuti Pelatihan Seni Musik dan Tari di PPSB Aki Tirem 

7
×

Sebanyak 60 Peserta Ikuti Pelatihan Seni Musik dan Tari di PPSB Aki Tirem 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Sebanyak 60 peserta mengikuti Pelatihan Seni Musik dan Tari Nusantara di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Aki Tirem, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan yang diinisiasi Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara ini berlangsung mulai 24 Juni hingga 7 Juli 2026.

Kepala Seksi Pembinaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Wawan Setiawan mengatakan, pelatihan tersebut diikuti pelajar, perwakilan sanggar seni, kader PKK, dan masyarakat umum. Masing-masing bidang, yakni seni musik dan seni tari, diikuti oleh 30 peserta.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang seni sekaligus mengisi masa libur sekolah dengan kegiatan yang positif,” ujarnya, Selasa (30/6).

Wawan menjelaskan, peserta pelatihan seni musik mendapatkan materi teknik memainkan alat musik tradisional, seperti Gambang Kromong dan Kolintang. Sementara itu, peserta pelatihan tari mempelajari berbagai tarian daerah, antara lain Tari Betawi, Tari Sunda, dan Tari Bali.

Menurutnya, pelatihan tari tahun ini mengusung konsep teater musikal bertema Tari Jawara Syahbandar. Beragam tarian daerah tersebut akan dipadukan menjadi satu pertunjukan yang dinamis.

“Menjadi agenda rutin kami mengadakan pelatihan ini dan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Namun, kuota peserta tetap dibatasi agar proses pembelajaran dan pendampingan dapat berlangsung lebih maksimal,” terangnya.

Ia menambahkan, Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara juga berkolaborasi dengan Suku Dinas Pendidikan setempat untuk menjaring pelajar yang memiliki bakat di bidang seni agar dapat mengembangkan kemampuannya melalui PPSB Aki Tirem.

“Pada akhir pelatihan nanti, seluruh peserta akan menampilkan hasil pembelajaran mereka dalam sebuah pementasan yang sekaligus menjadi ajang evaluasi,” ungkapnya.

Wawan berharap, pelatihan tersebut dapat meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Nusantara di tengah derasnya pengaruh budaya asing.

“Kami ingin para peserta terus mengembangkan bakatnya dan menjadi motor penggerak pelestarian budaya di lingkungan masing-masing,” bebernya.

Sementara itu, peserta pelatihan seni musik dari SMKN 55 Jakarta, Luna (16) mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut untuk kali pertama setelah memperoleh informasi dari gurunya di sekolah.

“Saya memiliki hobi menyanyi dan sangat tertarik mempelajari berbagai alat musik tradisional. Di sini saya bisa mengembangkan bakat tersebut. Ilmu yang saya peroleh juga akan saya bagikan kepada teman-teman di sekolah,” ucapnya.

Peserta lainnya dari Sanggar Seni Putri, Indah (16) mengaku senang dapat menambah wawasan mengenai keberagaman tari daerah. Meski menghadapi tantangan dalam menyesuaikan teknik gerakan dari setiap daerah, ia tetap menikmati proses pembelajaran.

“Kesulitannya ada pada penyesuaian gerakan yang berbeda-beda di setiap tarian serta membangun kekompakan dengan peserta lain. Namun, pelatih menyampaikan materi dengan sangat jelas sehingga proses belajarnya terasa menyenangkan,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *