Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Sudin Tamhut Jakut Targetkan Penataan dan Penghijauan Taman Kota di 81 Lokasi

4
×

Sudin Tamhut Jakut Targetkan Penataan dan Penghijauan Taman Kota di 81 Lokasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Utara terus mengintensifkan program penataan dan penghijauan taman kota serta jalur hijau di enam kecamatan. Pada tahun 2026, penataan ditargetkan mencapai 81 lokasi.

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara, Reina Camelia mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus memperluas ruang terbuka hijau (RTH) bagi masyarakat.

“Penataan dan penghijauan tidak hanya berfokus pada peningkatan estetika kota, tetapi juga untuk memperbaiki kualitas udara serta menyediakan ruang interaksi sosial yang sehat dan nyaman bagi warga,” ujarnya, Selasa (5/5).

Reina menjelaskan, sejumlah lokasi dengan luasan besar menjadi prioritas penataan, di antaranya Taman Danau Sunter Selatan seluas 39.035 meter persegi, Hutan Kota Waduk Cincin seluas 61.670 meter persegi, serta Taman Waduk Pluit dengan luas mencapai 82.763 meter persegi.

“Kami menerapkan konsep diversifikasi tanaman guna mendukung fungsi estetika dan ekologis. Jenis tanaman yang ditanam antara lain bakung air mancur, ruellia, hanjuang, patah tulang hijau, hingga hanjuang kribo yang ditempatkan pada titik-titik strategis,” terangnya.

Ia menambahkan, konsep penataan di tiap kecamatan disesuaikan dengan karakter wilayah. Untuk Kecamatan Tanjung Priok, penataan difokuskan pada taman besar dan jalur hijau strategis.

Kemudian, di Penjaringan difokuskan pada kawasan waduk dan lingkungan permukiman. Adapun di Cilincing dan Koja diarahkan pada optimalisasi taman lingkungan, serta di Kelapa Gading dan Pademangan pada penataan median jalan dan taman interaktif.

“Keberadaan taman dan jalur hijau yang tertata diharapkan dapat mendorong interaksi sosial serta menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di sekitar lokasi,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk memastikan program berjalan optimal, Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara akan mengerahkan ratusan petugas di seluruh lokasi.

“Setiap titik penghijauan akan ditangani oleh lima hingga sepuluh petugas pemeliharaan yang bertugas menjaga kondisi tanaman agar tetap tumbuh optimal,” bebernya.

Ia menuturkan, pengawasan dilakukan secara berkala, meliputi kualitas hasil penanaman, kebersihan area, kesehatan tanaman, serta progres pelaksanaan penataan di lapangan.

“Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas udara dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” tandasnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *