INDVESTA.ID – Peringatan Hari Bumi Sedunia di Jakarta Utara berlangsung penuh makna. Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Fida Hendra, dan jajaran terkait menghadiri kegiatan panen bersama puluhan anak berkarunia khusus di Lovely Garden, Komplek Wisma Salesian Don Bosco, Jakarta Utara, Kamis (23/4).
Kegiatan bertema “Dari Tangan Istimewa untuk Bumi” ini merupakan hasil kolaborasi Komunitas Lovely Hands bersama SKP, dan HAAK Gereja Santo Yohanes Bosco, serta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.
Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, Wali Kota ikut memanen hasil kebun yang selama ini ditanam dan dirawat anak-anak berkebutuhan khusus. Beragam hasil panen seperti singkong, ubi ungu, kangkung, daun bawang, kemangi, cabai, pepaya hingga pisang kemudian diolah menjadi hidangan sehat yang dinikmati bersama.
Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama sekaligus terhadap lingkungan hidup. “Ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi wujud nyata kepedulian terhadap sesama dan terhadap lingkungan. Hari ini kita melihat bagaimana anak-anak hebat ini mampu membangun ekosistem yang baik dalam merawat bumi,” ujarnya.
Ia menegaskan, momentum Hari Bumi harus menjadi pengingat bahwa bumi adalah rumah bersama yang wajib dijaga untuk generasi masa kini dan masa depan. “Anak-anakku yang hebat dan istimewa, kalian adalah sumber inspirasi bagi kami semua. Semangat, ketulusan, dan usaha kalian menunjukkan bahwa tidak ada batas untuk berkarya dan memberi manfaat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Lovely Hands, Laneke, menjelaskan kebun tersebut menjadi ruang pemberdayaan bagi anak-anak disabilitas agar mampu mandiri, setara, dan diterima di tengah masyarakat.
Menurutnya, selama masa panen terakhir, kebun Lovely Garden menghasilkan sekitar 200 kilogram berbagai komoditas pertanian yang dikelola bersama anak-anak binaan dan para orang tua. “Semua hidangan yang disajikan hari ini berasal dari hasil kebun, ikan, hingga proses pengolahannya dilakukan oleh tangan-tangan istimewa anak-anak kami,” ungkapnya.
Ia berharap Lovely Garden dapat terus berkembang menjadi kebun edukasi bagi masyarakat sekaligus wadah inklusif bagi anak-anak berkarunia khusus untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan. Dari kebun sederhana di Jakarta Utara, tumbuh pesan besar bahwa tangan-tangan istimewa mampu menanam harapan bagi bumi dan masa depan bersama.


















