INDVESTA.ID – Dinamika pembangunan di wilayah utara Kabupaten Sukabumi menempatkan Kecamatan Kadudampit sebagai salah satu pilar strategis daerah. Kecamatan yang dianugerahi iklim sejuk berkat letak geografisnya di bawah kaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango ini sukses mengawinkan keindahan alam dengan tata kelola administrasi publik yang rapi.
Batas Wilayah Administrasi dan Pembagian Desa
Secara geografis, wilayah Kecamatan Kadudampit dikelilingi oleh bentang alam dan batas wilayah kecamatan tetangga yang kokoh, meliputi:
- Utara: Berbatasan langsung dengan kawasan konservasi Taman Nasional Terpadu Gunung Gede Pangrango.
- Selatan: Berbatasan dengan wilayah Kecamatan Cisaat.
- Timur: Berbatasan dengan wilayah Kecamatan Sukabumi.
- Barat: Berbatasan dengan wilayah Kecamatan Caringin.
Secara administratif, jalannya roda pemerintahan terbagi merata ke dalam 9 desa binaan, yaitu:
- Desa Kadudampit
- Desa Gede Pangrango
- Desa Undrus Binangun
- Desa Sukamaju
- Desa Cikahuripan
- Desa Cipetir
- Desa Muararajeun
- Desa Sukamanah
- Desa Hegarmanah
Data Demografi dan Keragaman Profesi Masyarakat
Berdasarkan pencatatan data kependudukan taktis terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kecamatan Kadudampit memiliki populasi sebanyak 50.414 jiwa yang tersebar di 73 RW dan 286 RT.
Masyarakat Kadudampit memiliki keragaman mata pencaharian yang didominasi oleh topografi agraris dan pariwisata:
- Petani Hortikultura & Buah: Mengolah lahan sayuran segar serta perkebunan alpukat unggulan berskala besar di Desa Sukamaju dan Desa Undrus Binangun.
- Pelaku Industri Pariwisata: Bekerja sebagai pengelola homestay, pemandu wisata alam, pemandu camping ground, hingga staf operasional wahana.
- Pengrajin & Pelaku UMKM: Pengusaha mikro tradisional dan industri kreatif pemuda.
- Penyedia Jasa & Perdagangan: Meliputi pemilik warung logistik pariwisata, kedai kopi lokal, serta penyedia transportasi lokal.
Mutiara Pariwisata Kadudampit
Kecamatan Kadudampit mengelola sedikitnya 15 titik lokasi potensial destinasi wisata terpadu. Beberapa yang menjadi primadona berskala internasional meliputi:
- Situ Gunung Suspension Bridge: Jembatan gantung tengah hutan terpanjang di Asia Tenggara yang menjadi magnet utama turis asing.
- Danau Situ Gunung: Danau alami berair jernih yang dikelilingi vegetasi hijau, cocok untuk rekreasi air rakit tradisional.
- Curug Sawer: Air terjun eksotis setinggi kurang lebih 35 meter yang jalurnya terintegrasi langsung dari area jembatan gantung.
- Cinumpang Camping Ground: Pusat perkemahan legendaris ramah keluarga yang dilengkapi dengan aliran sungai alami yang jernih.
Geliat UMKM Unggulan Berbasis Kearifan Lokal
Roda ekonomi mikro bergerak dinamis lewat produk lokal yang dipasarkan di rest area pariwisata maupun dikirim ke luar kota:
- Sentra Alpukat Kadudampit: Menjadi salah satu kawasan penghasil buah alpukat terbesar di Sukabumi dengan ribuan pohon siap produksi di Desa Sukamaju, Gede Pangrango, dan Undrus Binangun.
- Kerajinan Bambu Kreatif: Pengolahan anyaman bambu menjadi nampan, dekorasi lampu estetik, dan perabotan rumah tangga ramah lingkungan.
- Olahan Pangan Lokal: Keripik pisang, rengginang khas pegunungan, serta kopi arabika lokal hasil budi daya lereng Gunung Gede Pangrango.
- Budidaya Tanaman Hias: Suplai berbagai macam bunga potong dan tanaman hias premium untuk kebutuhan estetika taman di Jabodetabek.
Pimpinan Struktural Kecamatan
Penyelarasan pelayanan administrasi kependudukan, pengawasan tata kelola keuangan 9 desa, hingga penyelenggaraan acara tahunan dikomandoi langsung oleh:
- Camat Kadudampit: H. Encep Irwan Kartawiria, S.IP., M.Si.
- Sekretaris Camat (Sekcam): (Sesuai dengan pembaruan struktur penugasan berkala di BKPSDM Kabupaten Sukabumi, posisi Sekcam mendampingi fungsi pengawasan anggaran operasional wilayah secara ketat).
Sinergi yang solid antara kepemimpinan struktural kecamatan, kepemimpinan desa, serta keaktifan karang taruna dalam merawat alam terbukti mampu menjaga konsistensi Kadudampit sebagai wilayah andalan Kabupaten Sukabumi
(ADV)


















