Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ArtikelOpini

Memaknai Idul Adha dengan Semangat Kurban Melalui Informasi yang Sehat

7
×

Memaknai Idul Adha dengan Semangat Kurban Melalui Informasi yang Sehat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INDVESTA.ID – Menjelang Hari Qurban, mewakili keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha, semoga amal ibadah kita senantiasa makbul di hadapan Allah SWT.

Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging. Momentum sakral ini merupakan pengingat besar bagi seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya pengorbanan, kejujuran, dan keberanian dalam menegakkan kebenaran di kehidupan sehari-hari.

Kisah agung Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan nilai kepatuhan yang mutlak. Dalam kehidupan bermasyarakat, nilai ini dapat diwujudkan melalui ketaatan kita pada aturan hukum, norma sosial, serta komitmen untuk selalu mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Semangat berkurban sejatinya milik semua profesi. Seperti halnya para pejuang (pemburu) berita yang harus rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan kenyamanan jauh dari keluarga demi melayani pemenuhan hak-hak masyarakat atas informasi dan keadilan. Tanpa kerelaan untuk berkorban, keadilan sosial sulit untuk diwujudkan.

Salah satu esensi terindah dari Idul Adha adalah pembagian daging kurban yang merata tanpa memandang status sosial. Prinsip keadilan ini juga berlaku dalam dunia informasi. Di era digital saat ini, setiap warga negara berhak mendapatkan informasi yang jujur, berimbang, dan tepercaya. Informasi yang sehat tidak boleh dimonopoli, diputarbalikkan, apalagi dijadikan alat politik oleh segelintir pihak untuk memecah belah bangsa.

Idul Adha juga merupakan sekolah solidaritas. Proses gotong royong dari penyembelihan hingga distribusi daging memperlihatkan kekuatan kebersamaan kita. Di tengah dinamika sosial yang ada, masyarakat membutuhkan narasi yang merekatkan, bukan provokasi yang memicu perpecahan.

Nilai empati yang lahir dari ibadah kurban sangat erat kaitannya dengan kondisi sosial masyarakat kecil. Kepekaan sosial menuntut kita semua untuk melihat lingkungan sekitar dengan hati, bukan sekadar mencari sensasi atau keuntungan sesaat. Integritas dan kejujuran adalah fondasi utama agar rasa saling percaya di antara warga tidak runtuh.

Selain itu, kurban mengajarkan pengendalian diri yang kuat. Bagi seluruh masyarakat, mengendalikan diri di era digital berarti menahan diri untuk tidak menyebarkan berita bohong (hoax), tidak mudah terprovokasi, dan bijak dalam menggunakan media sosial. Di tengah banjir informasi, kita semua dituntut untuk menjadi pembawa kedamaian yang mencerahkan lingkungan sekitar.

Sukabumi dengan segala potensi dan dinamika geografisnya membutuhkan sinergi dari seluruh elemen warga yang berani, kritis, namun tetap membangun. Momentum Idul Adha 1447 H ini menjadi titik balik bersama untuk memperkuat komitmen pada kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan demi mewujudkan Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbahaya dan Berkah (Mubarakah).

Sekali lagi, atas nama keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Oleh : Nuruddin Zain (Kang Anom) Ketua PWI Kabupaten Sukabumi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *