INDVESTA.ID – Sukabumi punya bukti. 8 KM Jalur Lingkar Selatan dari Cibolang Cisaat sampai Babakan Cibeureum sudah berfungsi normal. Hasilnya? Beban Jalan Nasional berkurang, arus barang lancar, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah barat mulai terasa.
Lalu pertanyaannya: kenapa 5,5 KM terakhir Babakan – Sukaraja – Sukalarang sampai hari ini masih mangkrak?
1. KENAPA PENTING DITUNTASKAN: SOAL MACET & KESELAMATAN
Karena 2 kecamatan di Sukabumi Timur: Sukaraja dan sedang sekarat di kemacetan.
Semua kendaraan dari mulai dari Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum, terpaksa kembali masuk Jalan Nasional Sukabumi-Bandung. Tidak ada jalur alternatif.
Akibatnya? Macet berjam-jam jadi menu harian. BBM habis di jalan. Angka kecelakaan naik. Ribuan pelajar, pekerja, dan pedagang bertaruh nyawa tiap hari
Ini bukan kemacetan biasa. Ini darurat kemanusiaan. Negara hadir untuk melindungi warganya. Dan cara paling cepat adalah menuntaskan 5,5 KM yang sudah direncanakan sejak lama itu.
2. SOLUSI MENGURAI MACET DI SUKARAJA & SUKALARANG
Jawabannya bukan pelebaran jalan nasional. Itu sudah mentok. Jawabannya adalah memindahkan beban.
Jika 5,5 KM JLS Segmen 4 tersambung, maka seluruh kendaraan besar, kendaraan logistik, kendaraan industri dari arah Bandung tidak perlu lagi masuk ke jantung Sukalarang dan Sukaraja. Mereka akan langsung belok ke JLS, tidak membebani jalan nasional yang sudah over kapasitas.
Sederhana. 8 KM sebelumnya sudah membuktikan. Beban jalan nasional turun drastis. Kenapa 5,5 KM terakhir diperlakukan berbeda?
3. PEMANTIK PERTUMBUHAN WILAYAH TIMUR
Infrastruktur adalah pemantik. 8 KM JLS di barat sudah menghidupkan Cibolang dan Cisaat. Giliran Sukabumi Timur.
Sukaraja dan Sukalarang punya potensi besar: dekat dengan Kota Sukabumi, ada kawasan industri, dan jadi pintu gerbang bagi kecamatan hinterland. Tapi semua potensi itu mati karena aksesnya tercekik macet.
Jika JLS tersambung, investor berani masuk. Harga tanah naik. UMKM tumbuh. Waktu tempuh ke Kota Sukabumi yang hanya 8-10 KM itu benar-benar jadi 15 menit, bukan 2 jam.
Ini bukan proyek jalan. Ini proyek pemerataan. Bukan sekedar soal jalan tapi soal keadilan.
PENUTUP: Satu tahun anggaran cukup.
FAM Sukabumi Timur menuntut Pemprov Jabar: alokasikan anggaran dan tuntaskan JLS Segmen 4 sepanjang 5,5 KM dalam waktu 1 (satu) tahun anggaran)
8 KM yang sudah terbangun bukti Pemerintah Provinsi Jawa Barat mampu. Jangan biarkan 5,5 KM segmen 4 jadi bukti Pemerintah Provinsi Jawa Barat pilih kasih.
Sukabumi Timur bukan daerah pinggiran. Kami bagian dari Jawa Barat. Dan kami berhak mendapatkan keadilan infrastruktur yang sama.
Selesaikan JLS Segmen 4. Sekarang. Sebelum korban berikutnya jatuh.
*) Penulis: Cep Muslih
Koordinator Forum Aspirasi Masyarakat (FAM) Sukabumi Timur


















